PENGARUH MEDIA DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIGOR BENIH DAN PERTUMBUHAN JAGUNG BISI DUA (2)

Hirjani Wahyudi Rizal

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam terhadap vigor benih dan pertumbuhan jagung Bisi dua (2). Penelitian dimulai bulan September-Oktober 2016 di Desa Dangiang Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Percobaan dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan faktorial. Faktor 1 adalah media tanam (M) dalam tiga aras yaitu: tanah+pupuk kandang (m1), tanah+biochar (m2), tanah/ kontrol (m3). Faktor dua adalah kedalaman tanam (K), dalam tiga aras yaitu: 2 cm (k1), 3 cm (k2) dan 4 cm (k3). Perlakuan merupakan kombinasi dari kedua faktor yang diulang tiga kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Media tanam berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun; namun kedalaman tanam tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung Bisi 2. (2) Interaksi terbaik yang memberikan tinggi tanaman tertinggi adalah perlakuan M1K3 dan M2K3 (31,3 cm) dan interaksi terbaik yang memberikan panjang daun tertinggi adalah M2K3 (22,3 cm).

Full Text:

PDF

References


AAK, 2007. Jagung, Seri Budidaya. Kanisius, Yogyakarta.

Arief, R., E. Syam’un dan S. Saenong. 2004. Evaluasi Mutu Fisik dan Fisologis Benih Jagung cv. Lamuru Dari Ukuran Biji dan Umur yang Berbeda. Jurnal Sains dan Teknologi 4 (2): 54-64.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. 1991. Physiology of Crop Plants (Fisiologi Tanaman Budidaya, alih bahasa oleh Herawati Susilo). University of Indonesia Press, Jakarta.

Ginting, S., dkk, 1995. Jagung. Universitas Sumatera Utara Press, Medan.

Hartus, T.,2002. Berkebun Hidroponik Secara Murah. Penebar Swadaya. Jakarta

Iskandar, D., 2010. Pengaruh Dosis Pupuk N, P dan K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis di Lahan Kering. Diakses dari http://www.iptek.net.id. [oktober 2016].

Kartasapoetra, A.G. 2003. Teknologi Benih. Rineka

Khaeruddin. 1999. Pembibitan Tanaman HTI. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mugnisjah, W. Q., Setiawan, A., Suwarno, & Santiwa, C. 1994. Panduan praktikum dan Penelitian Bidang Ilmu dan Teknologi Benih. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Najiyati S dan Danarti. 1999. Palawija Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rubatzky, V.E dan Yamaguchi, M., 1998. Sayuran Dunia 1. ITB Press, Bandung.

Sadjad, S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Saleh, Salim M. 2004. Pematahan dormansi benih aren secara fisik pada berbagai lama ekstraksi buah. Agrosains 6: 78-83

Santoso, Bambang B. Bambang S. Purwoko. 2008. Pertumbuhan Bibit Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) pada Berbagai Kedalaman dan Posisi Tanam Benih. Bul. Agron. 36 (1): 70-77.

Sitepu, M. P. 2007. Skripsi: Pengaruh Arang sebagai Campuran Media Tumbuh dan Intensitas Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Mahoni (Swietenia macrophylla King). Universitas Sumatera Utara. Medan.

Subekti, N. A., Syafruddin., R. Efendi., dan S. Sunarti., 2008. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia, Maros.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Tim Karya Tani Mandiri, 2010. Pedoman Bertanam Jagung. Nuansa Aulia, Bandung

Warisno, 2009. Jagung Hibrida. Kanisius, Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal SAINTA (Jurnal Pertanian)

ISSN : 2580-4235
Publisher : UNW Mataram
Website : www.sainspertanian.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Counter Pengunjung :