UJI EFEKTIFITAS JAMUR ENDOFIT ANTAGONIS TERHADAP F. oxysporum f. sp. cubense PENYEBAB PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN PISANG

Mariani Mariani

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas beberapa jamur endofit antagonis yaitu T. koningii isolat ENDO-21, T. viride isolat ENDO-22 dan T. cerebriformis isolat ENDO-23 yang merupakan isolat lokal NTB untuk menekan jamur F. oxysporum f.sp. cubense penyebab penyakit layu Fusarium pada tanaman pisang. Penelitian menggunakan metode eksperimental yang dilaksanakan di Rumah Plastik Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan percobaan faktorial, yaitu: Faktor isolat jamur endofit antagonis T. koningii isolat ENDO-21, T. viride isolat ENDO-22 dan T. cerebriformis isolat ENDO-23. Faktor cara aplikasi yaitu dengan suspensi jamur endofit dan dengan infestasi substrat daun kopi yang mengandung jamur endofit anatgonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Jamur endofit antagonis mempunyai efektifitas yang sama dalam menekan jamur F. oxysporum f.sp. cubense penyebab penyakit layu Fusarium pada tanaman pisang. (2) Isolat jamur endofit antagonis yaitu T. koningii isolat ENDO-21 dan T. viride isolat ENDO-22 mampu meningkatkan ketahanan terinduksi tanaman pisang terhadap penyakit layu Fusarium dari katagori sangat peka menjadi katagori peka namun masih dalam kriteria kurang efektif.

Full Text:

PDF

References


Abadi, A. L., 2003. Ilmu Penyakit Tumbuhan I Edisi Pertama. Malang: Bayumedia Publishing dan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Alexopoulus, C. J. And C. W. Mims., 1979. Introductory Mycology Third Edition. Jhon Wiley & Sons, New York. 632 p.

Arnold, A. E., 2000. Fungal Endophytes of Tropical Trees: Methods and Potential for Biological Control of Fungal Pathogen of Cocoa. Department of Ecology and Evolotionary Biology, University of Arizona, Tucson USA. http://www.cabicomodities.org/Acc/ACCrc/PDFFiles, (18 Maret 2005).

Arnold, A. E., L. C. Mejia, D. Kyllo, E. I. Rojash, Z. Maynard, N. Robbins and E. A. Herre., 2003. Fungal Endophytes Limit Pathogen Damage In a Tropical Tree. PNAS. 100: 15649 – 15654. Published online.

Ashari, S., 1995. Hortikultura Aspek Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB. 2007. Laporan Kajian Teknologi Budidaya Tanaman di NTB. Mataram: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB.

Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB, 2007. Data Serangan OPT pada Tanaman Pisang. Mataram: BPTPH NTB.

Booth, G., 1971. The Genus Fusarium. Commonwealth Mycological Institute. Kew, Surrey, England. 237 p.

Brunner, F. and O. Petrini, 1992. Taxonomic Studies of Xylaria jenis and Xylariaceous Endophytes by Izozyme Electrophoresis. Mycological Research 96: 723 – 733.

Budi, E., 2008. Jamur Endofit Agens Pengendalian Hayati. http://prasetya.brawijaya.ac.id/agu08.html#ekobudi. 2 November 2009.

Budi, I. S. Mariana and Rachmadi, 2005. Exploration of Tidal Swamp Rice Endophytic Fungi from South Kalimantan and Biological Control of Rhizoctonia solani. In Program and Abstract The 1st International Conference of Crop Security, Brawijaya University, Malang, September 20th – 22nd, 2005. 264 p.

Dahlam, D. L., H. Eichenseer and M. R. Siegel, 1991. Chemical Perspectives on Endophyte-Grass Interaction and Their Implications to Insect Herbivory. In Barbosa, P., V. A. Krichil and C. G. Jones (Ed). Microbial Mediation of Plant-Herbivore Interaction, Jhon Wiley & Sons Inc., New York: 227 – 252.

Davis, E. C., J. B. Franklin, A. J. Shaw and R. Vilgalys, 2003. Endophytic Xylaria (Xylariaceae) Among Liverworts and Angiospermae: Phylogenetics, Distribution, and SymSAPROis. American Journal of Botany 9. 1661 – 1667.

Dinas Pertanian NTB, 2007. Data Perkembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura di NTB. Mataram: Dinas Pertanian NTB.

Erna, M. Y. dan Farry B. P., 1983. Mengenal Buah Unggul Indonesia. Jakarta: Penebar Swadaya.

Fauzi, U., 2009. Peranan Jamur Saprofit dan Endofit Potensial Antagonis dalam Meningkatkan Ketahanan Induksi Bibit Pisang terhadap Penyakit Layu Fusarium. Mataram: Tesis Program Pasca Sarjana (S2) Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Iskandar, M. P. dan Sipayung, W., 2009. Uji Efektifitas Jamur Gliocladium virens dan Trichoderma koningii) pada Berbagai Tingkat Dosis terhadap Penyakit Busuk Pangkal Batang (Fusarium oxysporum f. sp. passiflorae) pada Tanaman Markisah (Passiflora edulis F. Edulis) Di Lapangan. http://library.usu.ac.id/index.php?option=com_journal_review&id=12849&task=view. 2 November 2009.

Lumyong, S., P. Lumyong and K. D. Hyde, 2004. Endophytes. In Jones, E. B. G., M. Tantichareon and K. D. Hyde (Ed.), Thai Fungal Diversity. Published by BIOTEC Thailand and Biodiversity Research and Training Program (BRTI/TRF. Biotec). 197 – 212.

Manoch, L., 2004. Soil Fungi. In Jones, E. B. G., M. Tantichareon and K. D. Hyde (Ed.), Thai Fungal Diversity. Published by BIOTEC Thailand and Biodiversity Research and Training Program (BRTI/TRF. Biotec). 141 – 154.

Moy, M., H. M. Li, R. Sullivan, J. F. White Jr, and F. C. Belanger, 2002. Endophytic Fungal β-1,6-Glucanase Expression in the Infected Host Grass. Plant Physiol. 130: 1298 – 1308. http://www.plantphysiol.org/cgi/content/full/130/3/1298, (18 Maret 2005).

Pacman, 2009. Trichoderma viride, sebagai salah satu jamur yang menguntungkan.http://mey46lovers.blogspot.com/2009/ 03/ trichoderma viride – sebagai - salah satu. html. 2 November 2009.

Petrini, O., 1993. Endophyt of Pteridium spp. Some Considerations for Biological Control. Sydowia 45: 330 –338.

Rifai, M. A. 1969. A revision of the marga Trichoderma. Commonwealth Mycological Institute, Mycol. Papers 116: 1 - 56.

Roma, 2009. Efektifitas Trichoderma sp. Dari Empat Lokasi Wilayah Banjarbaru terhadap

Fusarium oxysporum Penyebab Penyakit Layu Tomat. http:// romacute. wordpress. com/. 2 November 2009.

Rukmana, R., 1999. Usaha Tani Pisang. Yogyakarta: Kanisus.

Satuhu dan Supriyadi, 1990. Budidaya Pengelolaan dan Prospek Pasar Pisang. Jakarta: Penebar Swadaya.

Semangun, H., 1991. Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Semangun, H., 2004. Penyakit-Penyakit Tanaman hortikultura di Indonesia. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.

Sudantha, I. M., 2007a. Laporan Penelitian Pendahuluan Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Pisang di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Mataram: Fakultas Pertanian Universitas Mataram.

Sudantha, I. M., 2007b. Karakterisasi dan Potensi Jamur Endofit dan Saprofit Antagonistik sebagai Agens Pengendali Hayati Jamur Fusarium oxysporum f. sp. vanillae pada Tanaman Vanili di Pulau Lombok NTB. Malang: Disertasi Program Doktor Ilmu Pertanian Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Sudantha et al., 2008. Karasterisasi dan Potensi Jamur Saprofit Antagonistik untuk Meningkatkan Ketahanan Induksi Tanaman Pisang terhadap penyakit layu Fusarium Di Nusa Tenggara Barat. Mataram: Fakultas Pertanian Universitas mataram.

Sulistyowati, L., N. F. Deci and A. R. Gendall, 2005. Isolation and Sequencing of Chitinase and Glucanase Genes of Endophytic Trichoderma asperellum from Citrus Stem. In Program and Abstract The 1st International Conference of Crop Security 2005, Brawijaya University, Malang, September 20th – 22nd, 2005. 264p.

Sunarjono, H., 2004. Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Winarsih, S., 1998. Seleksi Agen Pengendali Hayati untuk Mengendalikan Penyakit Hawar Pelepah Daun Jagung yang Ditanam Di Tanah Gambut. Free Web space and hosting from freehomepage.com. 2 November 2009.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal SAINTA (Jurnal Pertanian)

ISSN : 2580-4235
Publisher : UNW Mataram
Website : www.sainspertanian.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Counter Pengunjung :